500 mahasiswa ikut kuliah umum KPPU

P_20160929_101923Tarakan, Kamis 29 september 2016. KPPU berkerjasama dengan Fakultas Hukum (FH) Universitas Borneo Tarakan (UBT) menyelenggarakan kegiatan kuliah umum di gedung Baru Rektorat UBT, Kuliah umum yang dihadiri mahasiswa dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian tersebut dimediasi oleh zulvia makka selaku ketua Prodi FH UBT dengan menghadirkan Ibu Sukarmi salah satu Komisioner KPPU sebagai narasumber dengan tema : “Implementasi Hukum Persaingan Usaha di Indonesia”

Memulai pembahasannya, sukarmi menjelaskan bahwa Implementasi Hukum Persaingan Usaha di Indonesia dewasa ini sedang digalakan bagi negara berkembang seperti Indonesia, implementasi hukum persaingan usaha bukanlah pekerjaan yang mudah.

Terlebih masih adanya anggapan dikalangan Negara berkembang yang mengatakan bahwa implementasi hukum persaingan usaha yang berlebihan dapat mengganggu aktifitas bisnis pelaku usaha, dan kurang menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan nasional, ditambah biaya yang dibutuhkan dalam proses investigasi dugaan praktek anti persaingan juga tidaklah murah.

“Implementasi hukum persaingan usaha sesungguhnya memiliki karakteristik yang berbeda dengan implementasi hukum pada bidang hukum yang lain, dimana biasanya efektifitas implementasi dari suatu produk hukum dapat dilihat dari adanya korelasi secara langsung dengan terjadinya perubahan sikap dari pihak-pihak yang diatur oleh produk hukum tersebut.” ujarnya disela-sela presentasinya didepan 500 mahasiswa UBT.

P_20160929_104321“Pada hukum pesaingan usaha, efektifitas dari implementasinya tidak dapat dilihat dengan mudah dilapangan, seperti halnya yang terjadi pada bidang hukum yang lain. Pada hukum persaingan usaha, sebagian besar pengaturannya dirumuskan secara rule of reason, sehingga perbuatan atau perilaku yang diatur tersebut bukanlah perbuatan atau perilaku yang mutlak atau secara otomatis dilarang, pelaku usaha dapat melakukan perbuatan atau perilaku sebagaimana yang diatur di dalam pasal-pasal rule of reason tersebut, asalkan dari perbuatan atau perilaku itu tidak mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.”, tambahnya

“Sejauh ini implementasi dari hukum persaingan usaha yang dilakukan oleh KPPU dapat dikatakan telah efektif, namun berharap efektifitas implementasi tersebut dapat ditunjukan melalui adanya perubahan struktur dan prilaku pelaku usaha” jelas sukarmi.

aadzrachman