Membangun Kebijakan Ekonomi yang Sehat

KORANKALTARA.CO. TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Administrasi Umum Setprov Kaltara, Suriansyah menilai Training for Trainer Competition Checklist yang dilaksanakan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) merupakan langkah starategis untuk keselarasan bagi dunia usaha. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 mengenai Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha tidak Sehat.

Pernyataan ini diungkapkannya saat membuka acara training for trainer di Hotel Crown, Kamis (27/10). Mengenai kebijakan persaingan usaha, Suriansyah berharap pelatihan ini dapat membantu seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dapat melakukan pengawasan kebijakan pusat maupun daerah untuk merumuskan ketentuan yang berpotensi bertentangan  dengan prinsisp – prinsip persaiangan usaha.

“Kebijakan dan mekanisme sudah seharusnya berdidiri sejajar, tidak boleh kebijakan mendistorsi pasar yang pada gilirannya merugikan publik,” ucapnya.

Berbagai sektor usaha yang mulai berkembang di Kaltara sudah seharusnya berdiri sejajar dan tidak boleh mendistorsi pasar. Hal ini dinilai perlu guna kepentingan umum. Jika kebijakan-kebijakan ini dapat dilaksanakan dengan baik maka pengaruhnya adalah kesejahteraan rakyat Kaltara.

Pemprov Kaltara saat ini pun tidak tinggal diam. Pemerintah terus melakukan penataan di berbagai sektor usaha dan regulasi yang selaras. Keterbukaan dan transparansi merupakan isu sentral dalam menegakan good corporate governance, dalam kaitan ini persaiangan keterbukaan dan transparansi tugas, tanggung jawab dan kewenangan badan/lembaga/BUMN/BUMD berkaitan erat dengan persaingan usaha yang sehat.

Melihat pentingnya training for trainer ini, ia berharap agar para perseta dapat mengikutinya dengan serius. “Ini akan menjadi bekal pengetahuan sekaligus menjadi pelatih yang pada gilirannya memberikan manfaat seluas-luasnya bagi banyak kalangan,” kata Suriansyah.

Kamser Lumbanradja Komisioner KPPU yang sekaligus menjadi narasumber mengatakan untuk menunjang fungsi KPPU, lembaga ini berkoordinasi dengan berbagai kementerian. “Selama ini kami banyak menjalin hubungan dengan Kementerian Perdagangan, Perhubungan, Perindustrian, Kementerian ESDM  dan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” pungkasnya.

Sumber: KoranKaltara