Kartel Yamaha Honda Membuat Harga Motor Matik Jauh Lebih Mahal

Kartel Yamaha Honda Membuat Harga Motor Matik Jauh Lebih Mahal

Tresna Priyana Soemardi, Ketua Majelis Komisi Perkara Kartel Harga Sepeda Motor Skutik jumpa pers di Gedung Keuangan Kota Balikpapan, Senin (27/2/2017).

BALIKPAPAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia mengungkapkan, perusahaan sepeda motor Honda dan Yamaha telah melakukan persengkokolan harga atau kartel.Ini disampaikan, Tresna Priyana Soemardi, Ketua Majelis Komisi Perkara Kartel Harga Sepeda Motor Skutik saat jumpa pers di Gedung Keuangan, Jalan Ahmad Yani, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (27/2/2017).Ia menjelaskan, merek sepeda motor Honda dan Yamaha secara pasar memang mendominasi di Indonesia.

Keunggulan pasar ini kemudian dimanfaatkan untuk aksi kartel, bersengkongkol tentukan harga yang sesuai keinginan kedua belah-pihak antara Honda dan Yamaha.

“Konsumen dirugikan. Harusnya bisa dapat harga lebih murah dari yang sekarang,” ungkapnya.

Berdasarkan hitungan dari hasil kajian KPPU, produksi sepeda motor jenis matik hanya berkisar Rp 7 juta sampai Rp 8 juta.

Jadi berdasarkan temuan telah melanggar pasal 5 ayat 1 Undang-undang nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

jelis Komisi Perkara Kartel Harga Sepeda Motor Skutik jumpa pers di Gedung Keuangan Kota Balikpapan, Senin (27/2/2017). (Budi Susilo)Tribunnews.com