Diduga ada Permainan dan Kartel, Pengadaan Barang dan Jasa di E-Katalog Masuk Radar KPPU

TANJUNG SELOR – Pengadaan barang dan jasa melalui katalog elektronik (e-katalog) menjadi sorotan dalam Sosialisasi Pengawasan Perjanjian Kemitraan oleh Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) yang digelar di Tanjung Selor, Rabu (29/3/2017).

Masalah e-katalog ini disampaikan seorang peserta dalam sesi tanya jawab.

Peserta tersebut menyampaikan bahwa setelah ditelusuri, terindikasi ada permainan dalam proses pengadaan secara elektronik.

Setelah dibanding-bandingkan, produk serupa yang dijual diluar e-katalog ternyata lebih murah dan lebih berkualitas.

Dan pengadaan barang dan jasa di e-katalog ini juga disinyalir “diarahkan” ke satu atau sekelompok penyedia barang dan jasa.

Padahal seperti diketahui, salah satu semangat pemerintah menggalakkan pengadaan barang dan jasa secara elektronik adalah penghematan.

Karena semua proses dilakukan secara online, pemerintah tak lagi harus mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi untuk menjangkau pihak-pihak yang berminat ikut tender atau lelang.

Mulai dari obat-obatan hingga kendaraan bermotor bisa didapat di e-katalog ini.

Menanggapi hal ini, Komisioner KPPU Chandra Setiawan mengatakan, apa yang disampaikan pasti akan menjadi masukan.

Dan kabar baiknya, e-katalog ini ternyata sudah masuk radar KPPU.

Pasalnya, sudah ada beberapa pelaku usaha yang merasa sudah pantas dan layak, tapi tidak bisa ikut memasarkan barang dan jasa karena tidak diikutsertakan dalam e-katalog.

“Kita tidak mau e-katalog dijadikan sarana untuk melakukan kartel, atau untuk menghambat pelaku usaha yang lain yang seharusnya punya hak dilipilih, menjadi tidak punya hak karena tidak masuk di e-katalog,” ujarnya.

Dia juga memastikan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti.

Jika bukti sudah cukup kuat, besar kemungkinan masalah di e-katalog ini akan diperkarakan.

Dia meminta agar masyarakat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki informasi segera berkordinasi dengan KPPU.

“Ini bisa kita perkarakan,” kata Chandra.(Doan Pardede) TribunKaltara.co