Hubungan Kemitraan Antar Pelaku Usaha, KPPU Siapkan Aturannya

Hubungan Kemitraan Antar Pelaku Usaha, KPPU Siapkan Aturannya

BALIKPAPAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui Direktur Pengawasan Kemitraan, Dedy Sani Ardi, menjelaskan dalam hubungan kemitraan antar koperasi dan UKM terdapat beberapa larangan dalam hal kemitraan.

“Seperti pelaku usaha besar dilarang untuk memiliki dan/atau menguasai usaha tingkat mikro kecil menengah. Begitu juga untuk usaha menengah dilarang memiliki dan/atau menguasai usaha mikro dan kecil. Ini sesuai dengan perundang-undangan yang diatur dari Kemenkop dan UMKM,” ungkapnya, Kamis (6/4/2017).

Dia menambahkan memiliki yang dimaksud adalah kepemilikan dari sebagian besar atau lebih dari 50 persen atas saham, modal, atau aset. Begitu juga untuk kepemilikan seluruh saham, modal, dan aset secara penuh.

Sementara, menguasai adalah bentuk pengendalian yang dapat dilakukan baik langsung maupun tidak langsung, yaitu antara lain namun tidak terbatas pada hak suara, perjanjian, maupun syarat-syarat perdagangan.

Dedy menjelaskan, bentuk umum dari perilaku menguasai adalah penundaan waktu/transaksi pembelian atau penjualan barang yan yang dilakukan sepihak.

Kemudian penolakan dan/atau pengembalian barang dan/atau jasa yang telah disesuaikan. Penetapan harga barang dan/atau jasa yang juga dilakukan sepihak.

“Ada juga tidak terpenuhinya ketentuan kualitas maupun kuantitas barang yang sudah dijanjikan, tidak terpenuhinya ketentuan periode kerjasama kemitraan yang dijanjikan, hingga intervensi terhadap pengelolaan manajemen pada salah satu pihak,” katanya.(Amanda Liony) TribunKaltim.co