Harga Telur dan Sayuran Naik, Indikasi Permainan Harga

-ilustrasi

BALIKPAPAN – Kepala Komisi pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Balikpapan Akhmad Muhari mengatakan, kenaikan harga sayur-sayuran dan telur seharusnya tidak terjadi. Berdasarkan peninjauan pihaknya beberapa minggu lalu sebenarnya untuk stok bahan-bahan pokok tersebut mencukupi. Sehingga tidak mungkin terjadi kelangkaan yang pada akhirnya menyebabkan harganya melonjak naik.

“Ini ada indikasi kami mencium naiknya harga-harga sayur-sayuran dan telur dikarenakan niat dari pedagang lokal yang mau mengambil untung,” ucapnya ketika dihubungi Kaltim Post, (28/5) kemarin.

Untuk itu, Muhari berencana akan kembali menelusuri ke lapangan untuk memastikan penyebab terjadinya kenaikan harga-harga tersebut. Jika nantinya terbukti ada tindakan penimbunan oleh distributor, sudah pasti ada sanksi. “Tentu akan kami tindak. Sanksinya pun tidak main-main, bisa dipidanakan,” tegasnya.

Muhari menambahkan, sanksi pidana ini hanya diberlakukan kepada pedagang besar alias distributor. Sedangkan untuk pedagang kecil tidak dilakukan penindakan karena tidak ada undang-undang yang mengatur.

“Kami paling hanya bisa memberikan imbauan saja kepada para pedagang agar jangan menaikkan harga di luar jangkauan. Karena akan menimbulkan keresahan di masyarakat,” imbaunya.

Mengenai belum turunnya harga bawang putih di pasaran, Muhari sedikit membeberkan fakta yang ditemukan tim KPPU di lapangan. Dia berujar, bahwa telah terindikasi terjadi tindak penimbunan yang dilakukan oleh para distributor besar di Surabaya.

“Saat ini saya belum bisa berbicara banyak. Tapi yang jelas ada enam distributor besar yang diduga berniat akan melakukan penimbunan bawang putih berdasarkan temuan kawan-kawan,” ungkap Muhari.

“Jelas saja ini akan menghambat distribusi ke seluruh pelosok daerah terutama ke daerah timur. Karena hampir sebagian pasokan bawang putih berasal dari sana (Surabaya). Kelangkaan inilah yang jadi pemicu masih tingginya harga bawang putih hingga saat ini,” tutupnya.(iyo) Kaltim.Prokal.co