Jelang Puasa, Ayam, Bawang dan Telor Naik Tajam

BALIKPAPAN – Tiga komoditas mengalami kenaikan jelang puasa yakni Ayam, Bawang putih dan telur. Saat sidak yang dilakukan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Kantor Cabang Balikpapan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di pasar Klandasan.

Ayam potong ukuran besar saat ini jual seharga Rp50 padahal sebelumnya dijual 40 ribu perekor. Kemudian untuk ayam ukuran kecil harganya Rp 23 ribu perkilogram dari semula hanya Rp 17-18 ribu. ” harga naik gini pembeli pada komplain. Ini kemungkinan bisa naik mendekati puasa,” tutur Sadiah penjual ayam di pasar Klandasan.

Sedangkan Bawang putih perkg dijual Rp 52-55 ribu semula Rp 40 ribu. Kenaikan sudah beberapa hari lalu pelan-pelan naiknya,” kata Isna di warung milik Hj Halimah pasar Klandasan.

Untuk telur ayam ukuran besar dijual Rp1600 sedangkan ukuran kecil Rp1300 perbutir. Kenaikan ini terjadi sejak sepekan lalu.

Kepala KPPU Balikpapan Akhmad Muhari mengatakan kenaikan bawang putih naik karena barang impor asal Cina dan India.

” Untuk ayam kita lihat naik tajam sejak pekan lalu. Ini ada apa sedangkan stok cukup, ” katanya disela-sela sidak (5/5/2017).

Muhari memastikan akan melihat pada pengepul atau pengusaha ayam yang menyatakan siap untuk suplai ayam di pasaran.

“Kita akan lihat titik mana yang menjadikan harga ini bisa mahal. Kita sudah kerjasama (satgas) dengan polri yang bisa mengambil tindakan hukum
Apabila ada permainan harga,” katanya.

Sejumlah komoditas yang harga relatif stabil yakni beras, minyak goreng, Bawang merah, cabai, daging sapi, terigu .
” Ada yang turun harganya seperti bawah merah dan cabai turun kecuali bawang putih, ayam dan telur,”katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Saufan mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan dengan distributor untuk mencari simpul titik yang menyebabkan harga naik.

” Mudah-mudahan sesuai fakta integritas yang dibuat distributor bisa membantu kita menstabil harga,” katanya.

Dalam sidak ini diikuti oleh Kabag Ops Polres Balikpapan Kompol Supriyanto, Bank Indonesia Balikpapan Asisten Direktur BI Balikpapan Thomy Andreas, perwakilan Dinas Pangan. Pertanian dan Perikanan, Bulog Balikpapan, Bagian Ekonomi yang tergabung dalam Tim Pengendali inflasi Daerah.(tim). BKVChannel