Walikota Bontang curhat ke KPPU terkait tender Seragam Sekolah

IMG-20170621-WA0010 (1)

Bontang – Kepala KPPU Kantor Perwakilan Daerah Balikpapan Akhmad Muhari, melakukan audiensi dengan Wali Kota Bontang di  Rumah Dinas Wali Kota Bontang pada hari  Rabu lalu (21/6/2017). Audiensi ini diterima langsung oleh Dr. Hj. Neni Moerniaeni, SpOG selaku Wali Kota Bontang didampingi  Asisten Administrasi Pembangunan dan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemeritah Kota Bontang.

Akhmad Muhari menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini adalah merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara KPPU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dimana KPPU diminta untuk melakukan asistensi terkait rencana Penerbitan Peraturan  tentang Pendirian Minimarket berkonsep Waralaba Modern di Kota Bontang. Pemerintah Kota bontang berencana menerbitkan  izin bagi minimarket untuk meningkatkan  daya saing serta menumbuhkan lapangan kerja di Kota Bontang.  KPPU mendorong adanya pengaturan terkait (1) Jarak Ritel Modern dengan Ritel Tradisional agar tidak terlalu dekat, (2) Jam Buka Tutup Ritel Modern, agar tidak mematikan Pasar Tradisional, (3) Kemitraan yang adil antara Ritel Modern dengan Pemasok Usaha Kecil.

Selanjutnya Wali Kota  mengungkapkan kekecewaannya terhadap gagalnya proses lelang paket  perlengkapan sekolah gratis untuk 38.727 pelajar se-Bontang. “Dua kali gagal lelang, sehingga realisasinya molor dari jadwal,” katanya. Beliau meminta masukan dari KPPU agar lelang  perlengkapan sekolah gratis ini tidak  menimbulkan masalah kemudian hari. Akhmad Muhari memberikan saran kepada Dinas Pendidikan agar menyusun secara detail spesifikasi seragam,  untuk menjaga kualitas harus ada hasil Uji Laboratorium yang dikeluarkan oleh Balai Tekstil. Unit Layanan Pengadaan (ULP) juga harus mengecek langsung alamat dan membuktikan sample produk yang ditawarkan oleh peserta tender.

Pada akhir pertemuan, selanjutnya Akhmad Muhari memohon izin  izin  mengumpulkan seluruh SKPD terkait di Pemerintah Kota Bontang pada bulan Agustus 2017 terkait sosialisasi Daftar Periksa Kebijakan Persaingan Usaha di lingkungan Pemkot Bontang. Wali Kota Neni Moerniaeni sangat mendukung rencana sosialisasi tersebut dalam rangka  mewujudkan Persaingan Usaha yang Sehat di Kota Bontang.