KPPU Perwakilan Balikpapan hadiri Video Conference bersama Kapolda Kaltim

Balikpapan-Selasa, 1 Agustus 2017 bertempat di ruang IT Polda Kalimantan Timur, Akhmad Muhari selaku Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Balikpapan hadir mendampingi Irjen Pol Drs. Safaruddin dalam Video Conference  terkait Penanganan Kasus Pangan. Turut hadir Pejabat Utama di Polda Kaltim, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kaltim.

Kegiatan Video Conference dihadiri langsung Kapolri, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, serta Komisioner KPPU.   Acara dibuka oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian,  dimana beliau mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Satgas Pangan di tingkat Polda, Polres sampai dengan Polsek yang telah bekerja keras melakukan pengawasan dengan dinas terkait sejak menjelang bulan puasa sampai dengan lebaran. Berkat kinerja Satgas Pangan berhasil menjaga kestabilan harga bahan pokok saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1438 Hijriah.

Selanjutnya, Arman Sulaiman selaku Menteri Pertanian langsung dari Polda Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa salah satu permasalahan dalam komoditas pangan adalah rantai pasok yang sangat panjang. Satgas Pangan Kepolisian berhasil menangkap pengepul cabai rawit merah. Alih-alih menyalurkan cabai ke pasar induk, mereka menjualnya kepada pihak perusahaan dan agen dengan harga tinggi.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mngatakan bahwa telah diterbitkan Surat Edaran yang mengatur  Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beberapa komoditas pangan seperti minyak goreng, gula pasir dan daging beku. Aturan HET tersebut dapat dijadikan acuan oleh Satgas Pangan untuk menindak pelaku usaha yang melakukan penimbunan serta  menjual harga di atas HET. Pada akhir sesi, Tresna P Soemardi selaku Komisioner KPPU memaparkan terkait dengan peran KPPU dalam merubah perilaku pelaku usaha untuk tidak melakukan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. KPPU melakukan Due process of law, dimana KPPU telah mengungkat Kartel diantaranya kartel daging sapi, kartel daging ayam serta kartel bawang putih. Diharapkan sinergi antara KPPU, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan Kepolisian dalam pengawasan sektor pangan ini dapat memberikan dampak  positif bagi perekonomian.