Pelarangan Perangsang Ayam Bikin Pasokan Telur Berkurang

 

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN- Telur ayam negeri hingga kini hargania masih mashal yakni dikisaran Rp1.700 dan Rp1.900 per butir. Normalnya, telur tersebut dijual Rp. 1.500 hingga Rp1.700 perbutir  tergantung ukuran. Celakanya harga telur sama sekali tak mengalami penurunan sejak lebaran lalu.

 

“Biasanya mulai turun kembali setelah, tapi justru bertahan karena permintaan konsumen masih tinggi terutama yang punya hajatan, “kata Abdul Hakim Pasaribu, Kamis (12/7/2018).KPPU telah melakukan inspeksi ke peternak ayam petelur di Km 10. Hasilnya diperoleh informasi bahwa penyebab mahalnya harga telur karena kurangnya pasokan dari Jawa timur. “Kalau pasokan dari Sulawesi juga terbatas,” ungkapnya.

Beberapa kondisi yang menyebabkan kurangnya pasokan telur dari daerah asal adalah imbas dari kebijakan pelarangan AGP (Antibiotic Growth Promoters) dan Ractopamine sehingga produktivitas puller atau ayam betina remaja terhambat.(Hendra) Sumber: www.korankaltim.com