Cermati Kenaikan Harga Telur, KPPU Undang Kepala Balai Karantina Kelas I Kota Balikpapan

 

Balikpapan (26/7)-Kenaikan harga telur yang terjadi dalam beberapa bulan ini, cukup meresahkan. Beberapa sumber menyatakan bahwa kenaikan harga telur di Kota Balikpapan adalah disebabkan oleh menurunnya produksi telur di peternak. Perubahan kondisi pasar perlu dicermati KPPU, untuk melakukan pengawasan agar tindakan persaingan usaha tidak sehat dapat dicegah.

 

Sebagian besar supply telur ayam ras di Kota Balikpapan, adalah berasal dari luar daerah. Oleh karena itu, untuk mengetahui kondisi supply telur di Kota Balikpapan, Kepala KPPU KPD Balikpapan beserta staf melaksanakan diskusi dengan  Syamsu Alam, Kepala Balai Karantina Kelas I Kota Balikpapan yang baru aktif bertugas pada bulan Juli 2018. Pada pertemuan ini dibahas tentang kondisi supply telur ayam yang masuk ke Balikapapan serta beberapa komoditas potensial lainnya.

 

Berdasarkan data dari Balai Karantina Kota Balikpapan, diketahui bahwa telah terjadi penurunan supply telur ayam yang masuk ke Kota Balikapapan. Jika pada Bulan Januari – April 2018, telur yang masuk ke Balikapapan adalah sekitar 26 kali per minggu, pada bulan Mei- Juli 2018, menurun menjadi sekitar 21 kali per minggu. Penurunan jumlah telur yang masuk ke Kota Balikpapan mencapai sekitar 13% dari rata-rata jumlah telur yang masuk per bulan.

“KPPU masih perlu melakukan kajian lebih lanjut tentang perubahan kondisi pasar telur ayam ras di wilayah kerja KPPU KPD Balikpapan, serta meningkatkan upaya koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait agar dapat menciptakan perekonomian Kota Balikpapan yang lebih baik” pungkas Abdul Hakim Pasaribu. (ls)