Saatnya Beri Kesempatan Pengusaha Lokal

PROKAL.COBALIKPAPAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Minyak bertekad membantu pengusaha lokal untuk mendapat kesempatan terlibat dalam berbagai proyek minyak dan gas bumi (migas) di Bumi Etam. Pasalnya, saat ini ada laporan mengenai sulitnya pengusaha lokal berpartisipasi di beberapa proyek migas di Kota Minyak.

“Wali Kota juga melaporkan kepada kami. Ia ingin perusahaan-perusahaan lokal itu masuk ke proyek-proyek migas. Apakah itu ada praktik persaingan tidak sehat? Kami belum tahu, harus kami teliti dulu,” ujar Ketua KPPU Balikpapan Abdul Hakim Pasaribu, Rabu (3/10).

Menurutnya, jika perusahaan lokal masuk, akan terjadi hasil yang saling menguntungkan. Proyek dipastikan tetap berjalan baik, di lain sisi pengusaha lokal bisa menambah portofolio mereka. “Jadi kalau mau ikut proyek nasional, perusahaan dari Balikpapan sudah memiliki jam terbang tinggi. Jadi, tidak ada salahnya diberikan kesempatan,” imbuhnya.

Abdul Hakim mengungkapkan, laporan tersebut akan dipelajari terlebih dulu, sebelum ditindaklanjuti. Mengingat, hanya sebatas informasi awal. Sehingga belum jelas kasusnya. “Yang disampaikan Wali Kota masih informasi awal. Paket tendernya belum jelas. Kita akan mencoba dalami dan nanti kalau ada laporan dari Kabag Perekonomian kami akan mendalami isu itu,” terangnya.

Diketahui, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi menginginkan pengusaha lokal juga diberi kesempatan mengikuti proyek-proyek migas. Karena selama ini kesulitan bersaing ataupun mendapat kesempatan. “Harapan beliau agar pelaku lokal bisa berpartisipasi, tapi kami belum tahu apakah ada persaingan usaha tidak sehat harus didalami dulu,” katanya.

Dia juga berharap, masyarakat, LSM maupun asosiasi juga ikut berpartisipasi atau melaporkan jika terjadi persaingan usaha yang tidak sehat. Tapi juga tidak bermain dengan tindakan paksaan. Khususnya yang bertentangan dengan undang-undang Nomor 5 Tahun 1999. “Intinya kami membuka ruang untuk laporan dari jurnalis, dari LSM, asosiasi, yang bertentangan dengan UU Nomor 5 Tahun 199 kita akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan kita,” sebutnya.

Sementara itu, jumlah persaingan usaha yang ditangani KPPU Balikpapan tahun ini ada dua perkara dan sudah putusan di Kalimantan Barat. Untuk Kaltim, satu tender masuk proses pemberkasan. Ada tender Paser 2014-2015 pembangunan jalan dengan dugaan persekongkolan tender.(aji/ndu/k18)PROKAL.COBALIKPAPAN