Harga Tiket Pesawat dari Balikpapan masih Rp 1 Jutaan, Ini Penjelasan Maskapai.

 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPANĀ  – Harga tiket pesawat untuk rute dari Balikpapan diklaim maskapai sudah disesuaikan. Namun beberapa maskapai lain mengaku masih menunggu arahan dari kantor pusat.

Penyesuain harga ini terkait dengan Press Conference Indonesia National Air Carrier Association (INACA) yang menjelaskan bahwa seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam INACA telah menurunkan tarif tiket penerbangan sejak Jumat 11 Januari 2019.

Beberapa rute penerbangan tersebut antara lain Jakarta -Denpasar, Jakarta -Jogja, Jakarta -Surabaya, Bandung -Denpasar, dan lain-lain, dan rute penerbangan domestik lainnya juga akan mengalami penurunan harga tiket menyusul keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket.

Dari pantauan tribunkaltim.co, Selasa (15/1) di beberapa situs tiket online, harga tiket termurah hingga tanggal 31 Januari untuk jurusan dari Balikpapan ke kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, masih di kisaran angka Rp 900 ribu hingga satu juta.

Fredy J de Hart, District Manager Sriwijaya Air Group Balikpapan mengaku sudah menyesuaikan harga tiket.

“Dari Balikpapan sudah disesuaikan (harga tiketnya). Tadinya memang selisih harganya agak jauh, ya. Tetapi itu tadi, turunnya (harga tiket), dalam hal ini cost kita naik, avtur 20 sampai 30 persen lebih mahal dibanding luar negeri. Ditambah lagi dengan biaya operasional seperti bandara, navigasi,” ujarnya, pada Selasa (15/1).

Sementara itu, Lenita Devi Susila Busra, District Manager Citilink Kalimantan Timur juga mengatakan bahwa harga tiket Citilink di beberapa rute sudah disesuaikan. Untuk Balikpapan sendiri, harga tiket masih belum turun dikarenakan ketersediaan jumlah seat yang hampir penuh.

“Di Balikpapan sendiri kenapa harganya masih ini (belum turun), karena seat kita sudah hampir penuh, otomatis kan sudah ke harga tinggi. Bukan berarti kita tidak menurunkan harga, tetapi memang isian (seat) kita sudah hampir penuh, jadi yang keluar harga-harga tinggi,” ujar Lenita.

Hingga saat ini, jumlah seat Citilink sebagian besar sudah terisi hingga akhir Januari 2019 nanti. “(Diperkirakan) bisa normal lagi (harga tiket) awal Februari (2019) nanti lah,” tuturnya.

Untuk Garuda Indonesia sendiri, dikonfirmasi kepada General Manager Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Balikpapan, Boydike Kussuadiarso, mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari kantor pusat Garuda Indonesia.

“Pada dasarnya memang yang kami tawarkan saat ini kepada customer adalah airline yang bersifat full service, yang memang harganya saat ini berlaku Single Price khususnya untuk kelas ekonomi, dan saat ini kita sama sekali tidak melanggar yang namanya tarif batas atas,” ujarnya.

Terkait dengan press conference INACA yang disampaikan beberapa hari yang lalu, Boydike mengatakan saat ini Garuda Indonesia Branch Office Balikpapan masih menunggu arahan dari kantor pusat terkait penetapan harga tiket yang dijual untuk rute-rute via Balikpapan dengan tujuan ke beberapa kota yang diterbangi oleh Garuda Indonesia.(Fachmi Rachman)